BATIK PRASASTI PLUMPUNGAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ETNOPEDAGOGI

Authors

  • Dwina Mada Mada Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Sucipto Hardi Purnomo Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Malarsih Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Keywords:

Batik Prasasti Plumpungan, Media Pembelajaran, Kearifan Lokal, Pendidikan Karakter, Etnopedagogi

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemanfaatan Batik Prasasti Plumpungan sebagai media pembelajaran dalam mata pelajaran Seni Rupa di tingkat pendidikan menengah. Prasasti Plumpungan merupakan peninggalan sejarah berupa batu bersurat berusia lebih dari dua belas abad yang terletak di Kelurahan Plumpungan, Kota Salatiga, Jawa Tengah, yang kini telah ditransformasi motifnya menjadi karya batik khas daerah. Integrasi kekayaan budaya lokal ke dalam pembelajaran seni rupa dinilai strategis untuk menumbuhkan apresiasi budaya sekaligus meningkatkan kompetensi kreatif peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Batik Prasasti Plumpungan efektif digunakan sebagai media pembelajaran karena mampu mengintegrasikan nilai historis, estetis, dan kultural secara simultan. Selain itu, penggunaan media ini untuk memperkuat identitas budaya lokal peserta didik dan mendorong sikap pelestarian warisan budaya tak benda.

References

Anggreni, A., Zakso, A., Utami, T., Achmadi, A., & Atmaja, T. S. (2026). Batik Penguatan Identitas Nasional Melalui Pembelajaran Membatik Pada Jurusan Tekstil Di SMK Negeri 6 Pontianak. Jurnal Pancasila Dan Kewarganegaraan, 11(1), 13–24.

Aprilyada, G., Zidan, M. A., Nurlia, N., Ainunisa, R. A., & Widi, W. W. (2023). Peran kajian pustaka dalam penelitian tindakan kelas. Jurnal Kreativitas Mahasiswa, 1(2), 165–173.

Faizah, A., Amrullah, A. D., Nisa, A. S., Putri, A. H. A., Khasanah, A. M., Fitriani, A. N., & Malikah, N. (2024). Penerapan Teori Taksonomi Bloom Dalam Meningkatkan Kemampuan Kognitif Siswa Pada Pembelajaran Digital Di Sma Bakti Ponorongo. Muaddib: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 300–311.

Fathoni, M. (n.d.). LANDASAN TEORI.

Fearon, J. D. (2020). What is identity? Shira Media Group.

Gusmiarni, R., & Mutamimah, K. (2025). Mengembangkan Kompetensi Seni Budaya Siswa Kelas VI Melalui Pendekatan Project-Based Learning. Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah, 2(1).

Hadi, N. F., & Afandi, N. K. (2021). Literature review is a part of research. Sulawesi Tenggara Educational Journal, 1(3), 64–71.

Hasan, M., Milawati, M., Darodjat, D., Harahap, T. K., Tahrim, T., Anwari, A. M., Rahmat, A., Masdiana, M., & Indra, I. (2021). Media pembelajaran. Tahta media group.

Indrawati, M., & Sari, Y. I. (2024). Memahami warisan budaya dan identitas lokal di Indonesia. Jurnal Penelitian Dan Pendidikan IPS, 18(1), 77–85.

Isnaeni, N., & Hildayah, D. (2020). Media pembelajaran dalam pembentukan interaksi belajar siswa. Jurnal Syntax Transformation, 1(5), 148–156.

Jatmika, S. H. W. (2022). Peningkatan Kreativitas Berkarya Seni Rupa Materi Penerapan Ragam Hias pada Bahan Tekstil Melalui Praktik Membatik dengan Teknik Lukis Siswa Kelas VII A SMP Negeri 2 Panggul. Jurnal Simki Pedagogia, 5(2), 179–191.

Neununy, D. (2021). Kain Tenun Ikat Tradisional Sebagai Kearifan Local Masyarakat Desa Tumbur Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Journal Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi SAUMLAKI, 1–22.

Noho, Y., Modjo, M. L., & Ichsan, T. N. (2020). Pengemasan Warisan Budaya Tak Benda †œPaiya Lohungo Lopoli†Sebagai Atraksi Wisata Budaya Di Gorontalo. Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 4(2), 179–192.

Nurfadhillah, S., Nurfalah, K., Amanda, M., Kauniyah, N., & Anggraeni, R. W. (2021). Penerapan media visual untuk siswa kelas V di SDN Muncul 1. Edisi, 3(2), 225–242.

Pamungkas, A. S. (2026). Kurikulum berbasis seni budaya dan kearifan lokal dalam pendidikan PAUD. PT Penerbit Qriset Indonesia.

Pawestri, A. G., Thanissaro, P. N., Kulupana, S., Istiani, A. N., Widhiyatmoko, Y. Y., Raden, U., & Lampung, I. (2020). Membangun identitas budaya banyumasan melalui dialek ngapak di media sosial. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 19(2), 255–266.

Sentavito, E. W., Irmayanti, S., Purwanti, R., Murdaningsih, S. S., & Ds, M. (n.d.). Analisis Semiotik Identitas Kultural Komunitas Maiyah Kenduri Cinta Sebagai Simbol Spiritual, Sosial, dan Interaksi.

Supriono, Y. P. (2024). Ensiklopedia The Heritage Of Batik, Identitas Pemersatu Kebanggaan Bangsa. Penerbit Andi.

Syakira, A., & Sit, M. (2025). Peningkatan Kemampuan Kreativitas melalui Membatik dengan Menggunakan Batik Jumputan Tiga Warna pada Anak Usia 5-6 Tahun. PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(1), 31–47.

Widadi, Z. (2019). Pemaknaan Batik Sebagai Warisan Budaya Takbenda. Pena: Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi, 33(2), 17–27.

Downloads

Published

2026-07-08