TRANSFORMASI KOMUNIKASI INTERPERSONAL DI ERA DIGITAL DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KUALITAS HUBUNGAN SOSIAL MASYARAKAT PERKOTAAN
Keywords:
Komunikasi Interpersonal; Era Digital; Hubungan Sosial; Masyarakat Perkotaan.Abstract
Pesatnya perkembangan teknologi komunikasi digital telah mengubah secara mendasar pola interaksi manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi komunikasi interpersonal di era digital dan implikasinya terhadap kualitas hubungan sosial masyarakat perkotaan. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur dengan 20 warga perkotaan di kota-kota besar, observasi lapangan, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran signifikan dari komunikasi tatap muka langsung menjadi komunikasi yang dimediasi komputer atau computer-mediated communication (CMC). Transformasi ini memperluas jaringan hubungan yang lemah (weak ties) namun menurunkan kedalaman interaksi pada hubungan primer, yang dipicu oleh fenomena phubbing dan komunikasi yang bersifat superfisial. Kesimpulannya, meskipun teknologi digital meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi komunikasi, ia membawa tantangan terhadap kualitas dan kedalaman emosional hubungan sosial masyarakat perkotaan, sehingga diperlukan pendekatan yang seimbang antara interaksi virtual dan fisik.
References
Chotimah, H. C. (2017). Dampak media sosial terhadap komunikasi interpersonal anak. Jurnal Komunikasi, 11(1), 35-44.
Cichocka, A. (2016). Understanding the effects of digital communication on social capital. Current Opinion in Psychology, 11, 45-49.
Fitriani, S. (2023). Budaya nongkrong virtual vs luring masyarakat urban. Jurnal Antropologi Sosial, 12(1), 50-64.
Hidayat, A., & Khalika, N. (2019). Pola komunikasi keluarga urban di era digital. Jurnal Studi Komunikasi, 3(2), 189-204.
Hidayatullah, M. (2025). Komunikasi termediasi komputer dan disrupsi interaksi fisik. Jurnal Ilmu Multidisiplin, 3(1), 15-28.
Ikhwan, M. (2019). Digitalisasi dan perubahan modal sosial masyarakat kota. Prosiding Konferensi Nasional Sosiologi, 5, 112-125.
Juditha, C. (2018). Interaksi sosial remaja di media sosial. Jurnal Penelitian Komunikasi, 21(2), 125-138.
Kamba, M. N. (2018). Kids Zaman Now: Menemukan Kembali Humanisme. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.
Kusuma, W. (2022). Brain drain: Fenomena gawai pintar dalam ruang interaksi kelompok. Jurnal Manajemen Komunikasi, 9(2), 112-126.
Lestari, P. (2022). Fenomena phubbing dan dampaknya terhadap empati remaja kota. Jurnal Psikologi Sosial, 14(3), 110-122.
Marchlewska, M., Castellanos, K. A., Lewczuk, K., Kofta, M., & Cichocka, A. (2019). In search of control: Social media use and urban loneliness. Cyberpsychology, Behavior, and Social Networking, 22(8), 511-518.
Nasrullah, R. (2016). Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosio-Teknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Nugroho, A. (2021). Kelelahan komunikasi (communication fatigue) akibat pesan instan pada masyarakat urban. Jurnal Psikologi Komunikasi, 10(2), 143-156.
Pratama, R. (2021). Pergeseran interaksi sosial masyarakat urban era 4.0. Jurnal Sosiologi Perkotaan, 8(2), 45-58.
Rahmawati, D. (2018). Transformasi ruang publik virtual di Indonesia. Jurnal Media dan Kebudayaan, 4(2), 88-99.
Ramadhan, F. (2024). Simulakrum digital dan eksistensi manusia urban kontemporer. Jurnal Sosiologi Kontemporer, 15(3), 189-202.
Setiawan, B. (2019). Manajemen kesan masyarakat urban di era Instagram. Jurnal Komunikasi Kontemporer, 6(3), 75-87.
Suryani, A. (2020). Komunikasi interpersonal di ruang siber. Jurnal Komunikasi Modern, 5(1), 12-25.
Utami, S. (2024). Analisis perilaku media sosial dan tingkat kesepian warga urban. Jurnal Riset Komunikasi, 7(2), 201-215.
Valkenburg, P. M., & Peter, J. (2019). Advanced theories of internet consequences for adolescents. Current Directions in Psychological Science, 28(1), 1-7.
Ward, A. F., Duke, K., Gneezy, A., & Bos, M. W. (2017). Brain drain: The mere presence of one’s own smartphone reduces available cognitive capacity. Journal of the Association for Consumer Research, 2(2), 140-154.
Wijaya, K. (2023). Modal sosial digital dalam masyarakat metropolitan. Jurnal Ilmu Sosial, 19(1), 34-47.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dedi Iskandar, Sucica Armi Fitria, Esti Noviana, Oca Prasisca, Sri Hertimi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




