REKONSTRUKSI PEMBELAJARAN MENGGAMBAR PADA KURIKULUM 2013 DAN KURIKULUM MERDEKA BERDASARKAN PROSES KREATIF DAN SISTEM PENILAIAN HASIL KARYA
Keywords:
Pembelajaran Menggambar, Proses Kreatif, Penilaian Autentik, Kurikulum 2013, Kurikulum Merdeka.Abstract
Rekonstruksi pembelajaran menggambar pada Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka mencerminkan adanya perubahan pendekatan dalam pendidikan seni, terutama yang berkaitan dengan pengembangan proses kreatif dan sistem penilaian hasil karya. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan praktik pembelajaran seni yang masih lebih berfokus pada produk akhir dibandingkan proses berkarya yang dialami peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji rekonstruksi pembelajaran menggambar pada Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka dengan menelaah aspek proses kreatif serta sistem penilaiannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur melalui pengkajian berbagai dokumen kurikulum, artikel ilmiah, serta sumber pustaka yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kurikulum 2013 telah mengakomodasi pembelajaran yang aktif dan kreatif, namun penerapannya masih sering menempatkan hasil karya sebagai indikator utama keberhasilan belajar. Sebaliknya, Kurikulum Merdeka memberikan keleluasaan yang lebih besar kepada peserta didik untuk bereksplorasi, bereksperimen, dan mengembangkan ide melalui pembelajaran berbasis proyek. Selain itu, sistem penilaian yang diterapkan lebih menekankan asesmen autentik dengan memperhatikan portofolio, proses berkarya, dan perkembangan kemampuan peserta didik. Temuan ini menunjukkan adanya pergeseran orientasi pembelajaran menggambar dari penekanan pada produk akhir menuju penghargaan terhadap proses kreatif dan pengalaman belajar yang lebih menyeluruh
References
Adnan, A., et al. (2023). Pengembangan kreativitas peserta didik melalui karya montase dalam pembelajaran seni rupa. Jurnal Seni dan Kreativitas. https://jsk.kodepena.org/index.php/jsk/article/view/57
Apriani, N., Arisyanto, P., & Sundari, R. S. (2023). Proses kreativitas siswa dalam pembelajaran seni rupa kelas V SD Negeri 1 Montongsari. Jurnal Pendidikan Dasar. https://www.journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/31631
Apriliyanti, V., & Rosyidi, Z. (2023). Strategi pembelajaran seni rupa dalam meningkatkan kreativitas pada anak madrasah ibtidaiyah. Jurnal CILPA. https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/cilpa/article/view/16539
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Ghias School. (2023). Ekstrakurikuler melukis dan mewarnai. https://ghias.id/eskul/melukis-mewarnai/
Husaeni, A., & Sukmayadi, Y. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran seni rupa di sekolah. Jurnal Pendidikan Seni, 12(2), 123–135.
Kemendikbudristek. (2022). Panduan pembelajaran dan asesmen Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 103 Tahun 2014 tentang Pembelajaran pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2016). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016 tentang standar proses pendidikan dasar dan menengah. Jakarta: Kemendikbud.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Panduan pembelajaran dan asesmen pada pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Jakarta: Kemendikbudristek.
MTs Arroihan. (2021). Pameran hasil karya siswa pada penerimaan raport semester ganjil. https://mtsarroihan.sch.id/read/44/pameran-hasil-karya-siswa-pada-penerimaan-raport-semester-ganjil
Nurdin, N., & Hasnawati, H. (2025). Penilaian autentik dalam pembelajaran seni rupa untuk meningkatkan kreativitas siswa. Jurnal Pendidikan Seni dan Budaya, 15(1), 45–58.
PAUD Jateng. (2015). Contoh catatan hasil karya anak penilaian PAUD K-13. https://www.paud.id/contoh-catatan-hasil-karya-anak/#google_vignette
Pusat Asesmen dan Pembelajaran. (2021). Panduan asesmen pada Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kemendikbudristek.
Ramadhan, R., & Warneri, W. (2023). Fleksibilitas pembelajaran dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 10(3), 210–220.
Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Sekretariat Negara.
Scribd. (2023). Contoh penilaian portofolio siswa. https://id.scribd.com/document/686376877/1686996037-Contoh-Penilaian-Portofolio-Siswa
Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039
Suryantoro, S., Widodo, W., & Lestari, D. (2025). Pembelajaran berbasis proyek dalam seni rupa untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan, 14(1), 67–78.
Syaharani, I. Y. S., Artharina, F. P., & Prasetyo, S. A. (2025). Menggambar sebagai ekspresi visual pada peserta didik kelas V SDN Pandean Lamper 05. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2). https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.44761
Umah, U., & Maharani, S. (2024). Proses kreatif dalam pembelajaran seni rupa pada siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Seni Rupa, 11(2), 98–110.
Win, A., Suartini, L., & Sutrisno, L. B. (2023). Pembelajaran seni rupa dalam implementasi Kurikulum Merdeka Belajar. Jurnal Pendidikan Seni dan Pembelajaran. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPSP/article/view/78043
Yulianto, R. E. (2020). Pendidikan seni untuk membentuk manusia ideal pada sekolah umum. Imajinasi: Jurnal Seni, 14(1), 89–98. https://doi.org/10.15294/imajinasi.v14i1.27685
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dwina Mada Mada, Wafa Khairunnisa , Aulia Sukma Dewi, Hartono, Syahrul Syah Sinaga

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




