STRATEGI BIRO PENGASUHAN PESANTREN DALAM MENUMBUHKAN KARAKTER RELIGIUS SANTRI DI PONDOK PESANTREN MAKAARIMUL AKHLAQ BOGOR

Authors

  • Siti Rodiah Sekolah Tinggi Agama Islam Darunnajah Bogor, Indonesia
  • Arizqi Ihsan Pratama Sekolah Tinggi Agama Islam Darunnajah Bogor, Indonesia
  • Abdul Saipon Sekolah Tinggi Agama Islam Darunnajah Bogor, Indonesia

Keywords:

Strategi; Pengasuhan Pesantren; Religius

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi Biro Pengasuhan Pesantren dalam menumbuhkan karakter religius santri di Pondok Pesantren Makaarimul Akhlaq. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif untuk memperoleh gambaran mengenai implementasi strategi pengasuhan dalam pembentukan karakter religius santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan oleh Biro Pengasuhan Pesantren meliputi pembinaan akhlak, pengembangan kemampuan santri, serta penciptaan lingkungan pesantren yang kondusif dan religius. Strategi tersebut dinilai mampu membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, serta meningkatkan kesadaran spiritual santri dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, peran Biro Pengasuhan Pesantren menjadi faktor penting dalam mendukung pembentukan karakter religius santri secara berkelanjutan.

References

Afifah, N. (2023). Peran Orang Tua dalam Pengembangan Kari Anak Tunarungu Pascasekolah di Sekolah Menengah Atas Luar Biasa BCD YPAC Jember (Doctoral dissertation, UIN KHAchmad Siddiq Jember).

Apriliani, E. I., Purwanti, K. Y., & Riani, R. W. (2020). Peningkatankesantunan bahasa anak usia dini melalui mediapembelajaraninteraktif budaya jawa. Jurnal obsesi jurnal pendidikan anak usia Dini, 5(1), 150-157.

Amin Ahmad, Etika Ilmu Akhlak Jakarta: Bulan Bintang, 1995.Baihaqi, A. (2018). Adab Peserta Didik terhadap Guru dalam Tinjauan Hadits (Analisis Sanad dan Matan). Jurnal Tarbiyatuna, 9(1), 62-81.

B Mettew. A Miles . Michael Huberman,16 – 19.

Daulay, H. P., Dahlan, Z., Syahputra, M. I., & Arfandi, M. S. (2021).Pendidikan Akhlak dalam Kitab Ta’limul Muta’allim Thariq Al-Ta’allum Karya Syaikh Burhanuddin Az-Zarnuji. Jurnal Kajian Islam Kontemporer (JURKAM), 1(3), 134-140.

Elmanora, E., Muflikhati, I., & Alfiasari, A. (2012). Gayapengasuhan dan perkembangan sosial emosi anak usia sekolah pada keluarga petani kayu manis. Jurnal Ilmu Keluarga &Konsumen, 5(2), 128-137.

Fauzi, M., Firdaus, M. Y., Fikra, H., & Vera, S. (2021). AkhlakMenuntut Ilmu Menurut Hadis serta Pengaruh Zaman terhadap Akhlak Para Peserta Didik. Jurnal Riset Agama, 1(3),251-263.Fauzul'Azhiim,F. (2019). Strategi Pengasuh Ma’had Al-Jami’ah Dalam Pembinaan Karakter Disiplin Mahasantri (Studi PadaMa’had Al-Jami’ah Putra IAIN Bengkulu) (Doctoral Dissertation, Iain Bengkulu)

Farmawaty, W. (2021). Konsep Pendidikan Karakter dalam BukuEducating For Character Karya Thomas Lickona untuk Menumbuhkan Karakter Religius (Doctoral dissertation, IAIN Ponorogo).

Gunawan Heri, (2017) Pendidikan Karakter, Alpabeta,184.Galba, S. (1991). Pesantren sebagai wadah komunikasi. Direktorat Jenderal Kebudayaan.

Gustrian Yayan, (2022).pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler pramuka dalam pembentukan karakter siswa di sekolah dasar islam terpadu, UIN Matarm.

Iskarim, M. (2016). Dekadensi moral di kalangan pelajar (revitalisasi strategi PAI dalammenumbuhkan moralitas generasibangsa). Edukasia Islamika, 1-20.

Jannah Miftahul, (2020) peran pembelajaran aqidah akhlak untuk menanamkan nilai pendidikan karakter siswa,dalam jurnalnya Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 2.

Jannah, M. (2015). Pola Pengasuhan Orang Tua Dan Moral Remaja Dalam Islam. JURNAL EDUKASI: Jurnal Bimbingan Konseling, 1(1), 63-79.

Kurniawan, S. (2018). Pendidikan Karakter: Konsepsi Dan Implementasinya secara terpadu Dilingkungan Keluarga, sekolah, Perguruan Tinggi.Kementrian Agama RI, (2013), Al-Quran 211.

Lailiyah, N. (2019). Etika Mencari Ilmu Kajian Kitab Washoyaa Al Abaa’Lil Abnaa’Karya Muhammad Syakir Perspektif Pendidikan Islam. Ilmuna: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam, 1(2), 101-125.

Laforce, J. C. (2005). Experience of parenting: Parenting strategies and their relationship with parental self-efficacy, perceptions of control, and parental affect.

Mulyasa E, 2013. Manajemen Pendidikan Karakter. Jakarta: Bumi Aksara:5

Mraiyana Rita , Pengelolaan Lingkunganbelajar.16.Muta’alim. Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam, 3(1), 99-112.

Nata, D. H. A. (2014). Perspektif Islam tentang strategi pembelajaran, Kencana.

Nipan Abdul Halim M, Menghias Diri, 10.

Oktari, D. P., & Kosasih, A. (2019). Pendidikan Karakter Religius danMandiri di Pesantren. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 28(1), 42.

Priatini, W., Latifah, M., & Guhardja, S. (2008). Pengaruh tipe pengasuhan, lingkungan sekolah, dan peran teman sebaya terhadap kecerdasan emosional remaja. Jurnal Ilmu Keluarga & Konsumen, 1(1), 43-53.

Riska, N. (2019). Strategi keluarga dalam pengembangan pendidikan karakter anak di Desa Karyatani Lampung Timur (Doctoral dissertation, IAIN Metro).

Sajadi, D. (2019). Pendidikan karakter dalam perspektif Islam. Tahdzib Al-Akhlaq: Jurnal Pendidikan Islam, 2(2), 16-34.

Sugiono, (2013) Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif R&D,.

Saihu, S. (2020). Etika Menuntut Ilmu Menurut Kitab Ta’lim

Suwito, N. S. (2015). Manajemen Mutu Pesantren.

Wiyani, N. A. (2016). Inovasi Kurikulum dan Pembelajaran PAI SMA Berbasis Pendidikan Karakter. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Yanto, M., & Syaripah, S. (2017). Penerapan Teori Sosial Dalam Menumbuhkan Akhlak Anak Kelas I Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Rejang Lebong. Terampil: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, 4(2), 65-85.

Downloads

Published

2026-04-16