PEMAHAMAN MARINE POLLUTION (MARPOL) BAGI TARUNA DI SMKN 61 KEPULAUAN SERIBU DALAM MENERAPKAN STRATEGI GREEN OCEAN

Authors

  • Indah Sulita Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya, Indonesia
  • Hidayat Kurahmadan Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya, Indonesia
  • Paiman Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya, Indonesia
  • Gatot Prasojo Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya, Indonesia
  • Anton Novianto Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya, Indonesia
  • Abdul Aziz Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya, Indonesia

Keywords:

MARPOL, Green ocean, marine pollution.

Abstract

MARPOL stands for “Marine Pollution” and is an International Convention Established by the International Maritime Organization (IMO) to prevent marine pollution by ships. This community service activity aims to raise awareness among cadets in supporting and implementing green ocean through an understanding of MARPOL. The results of community service activities show that there is an increase in cadet’s understanding of the importance of implementing green ocean to prevent marine pollution, especially caused by ship pollution. Cadets gain knowledge on how to maintain and prevent marine pollution as well as maritime safety and security regulations through the 6 annexes in MARPOL.

References

Batti, Pieter. (2000/2007). Keselamatan Pelayaran dan Pencegahan Pencemaran dari Kapal. Jakarta: PT. Konsultasi Buana Maritim Nusantara

Clark, R. B. (2005). Marine pollution (6th ed.). Oxford University Press.

Fakhruddin. 2004. Dampak Tumpahan Minyak Pada Biodata Laut. Jakarta: Kompas.

Ginting Perdana. 2007. Sistem Pengelolaan Lingkungan dan Limbah Industri. Jakarta: MS. CV Rama Widya.

International Maritime Organization (IMO). (Edisi Konsolidasi) International Convention for the Prevention of Pollution from Ships (MARPOL), 1973 as modified by the Protocol of 1978 Relating Thereto, and Relevant Amendments. London: IMO Publishing.

Malisan J. 2010. Kajian Pencemaran Kapal Dalam Rangka Penerapan PP Nomor 21 Tahun 2010 Tentang Perlindungan Laut. J.P. Transla. Vol 3 (1): 65 - 77.

Marpol. 2017. Consolidate Edition.

Mukhtasor. 2007. Pencemaran Pesisir dan Laut. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Pramudyanto Bambang. 2014. Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan di Wilayah Pesisir, Jurnal Lingkungan Hidup Edisi 1 No. 4, Oktober – Desember 2014.

Rizky, Santosa. 2013. Dampak Pencemaran Lingkungan Laut Oleh Perusahaan Pertambangan Terhadap Nelayan Tradisional. Lex Administratum, Vol 1/No 2/Apr-Jun/2013

Sukandi, Husin. (2016). Hukum Lingkungan Internasional. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Sumadhiharga, K. 1995. Zat - Zat Yang Menyebabkan Pencemaran di Laut. Jurnal Pusat Studi Lingkungan Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia: Lingkungan dan Pembangunan, 15 (4): 376-387.

Susanto Dicky R Munaf. 2015. Komando Pengendalian Keamanan dan Keselamatan Laut. Gramedia Pustaka Utama.

Soebagyo P. Joko. 1992. Hukum Lingkungan Masalah dan Penanggulangan. Cipta: Jakarta.

Tettenborn, B. S. (2013). Pollutions at Sea: Law and Liability. New York: Routledge.

Tunggal Hadi Setia. 2012. Peraturan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Jakarta

United Nations. (1982). United Nations Convention on the Law of the Sea.

UNCLOS III. 1982. Konvensi Hukum Laut III. United Nations Convention on the Law of the Sea, Montego Bay. Jamaica UNCLOS.

Downloads

Published

2025-10-19

Issue

Section

Articles